tvOne Newsticker
Kamis, 29 Juli 2010

Kabar Politik

Perhimpunan Al Irsyad Imbau warganya Tak Golput

Jumat, 20 Maret 2009 10:43 WIB

Jakarta, (tvOne)

Ketua Umum Perhimpunan Al Irsyad Yusuf Utsman Baisa mengimbau umat Islam khususnya warga Al Irsyad untuk menggunakan hak pilih mereka pada Pemilu 2009.

"Kita mengajak umat Islam, khususnya anggota Perhimpunan Al Irsyad untuk tidak golput tetapi gunakanlah hak pilih pada Pemilu 2009 untuk memilih wakil rakyat dan para pemimpin yang baik dan mau berjuang untuk Islam dan umatnya," katanya di Jakarta, Jumat (20/3/2009).

Menurut Yusuf, meski menyerukan umat untuk menggunakan hak pilih, namun Perhimpunan Al Irsyad telah bertekad untuk menjadi organisasi yang netral dan independen sehingga tidak ada kaitannya sama sekali dengan parpol mana pun.

"Kita bukan organisasi sayap parpol. Namun demikian, kita tetap mengajak umat Islam untuk tidak golput (sebutan untuk orang yang tidak menggunakan hak pilih.red)," ujarnya seperti dikutip dari Antaranews.com.

Pada bagian lain, Yusuf mengatakan, Perhimpunan Al Irsyad akan menggelar muktamar pertamanya pada pada 23-25 Maret 2009 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, yang rencananya akan dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Dalam ajang mukatamar, katanya, Perhimpunan Al Irsyad tidak mengeluarkan pernyataan terkait politik praktis, tetapi akan mengimbau warganya agar jangan sampai tidak menggunakan hak pilihnya.

Kehadiran SBY

Ia mengaku tidak khawatir jika kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang juga bakal calon presiden dari Partai Demokrat akan menimbulkan anggapan bahwa ormas itu mulai tidak netral.

"Kami tidak rugi mengundang SBY meski dikesankan akan mendukung SBY, karena beliau juga termasuk salah satu orang yang dianggap memenuhi kriteria menjadi seorang pemimpin, seperti perhatian yang tinggi terhadap umat Islam dan komitmen terhadap pemberantasan korupsi," katanya.

Sedangkan terkait dengan pelaksanaan Muktamar 2009 di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Yusuf berharap, muktamar itu akan gegap gempita dengan kehadiran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang membuka acara tersebut serta kesediaan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) untuk memberikan materi dan ceramahnya kepada peserta Muktamar.

Sejumlah tokoh juga akan hadir dalam Muktamar tersebut, antara lain perwakilan ormas Islam, sejumlah duta besar, dan perwakilan negara Islam.

"Kita harap akan lahir ide-ide besar, jalan terobosan-terobosan yang besar untuk berkembangnya Al Irsyad di Indonesia. Kita ingin Al Irsyad punya nilai yang bermanfaat, baik di internal organisasi maupun eksternal," katanya.

Perhimpunan Al Irsyad merupakan organisasi baru yang sebagian besar pengurusnya adalah tokoh ormas Al Irsyad Al Islamiyah yang telah berdiri di Indonesia sejak 1914, dengan tokohnya ulama terkenal asal Sudan, Syekh Ahmad Syurkati.

Ormas baru pecahan Al Irsyad Al Islamiyah itu telah resmi terdaftar di Departemen Dalam Negeri dengan Surat Keterangan Terdaftar tertanggal 14 November 2007.

 

ed


Bookmark and Share
Komentar Kabar
Kirim Komentar