tvOne Newsticker
Kamis, 18 Maret 2010

Kabar Politik

PKS Tak Gentar Hadapi Ancaman Reshuffle

Selasa, 9 Februari 2010 19:28 WIB

Partai Keadilan Sejahtera
pkscibitung.wordpress.com

Jakarta, (tvOne)

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPR Mahfud Sidiq mengatakan PKS tidak gentar menghadapi ancaman usulan "reshuffle" terhadap kadernya yang menjadi menteri di kabinet. "Tidak ada hubungannya antara Panitia Angket dengan usulan `reshuffle` kabinet," kata Mahfud Sidiq ketika ditanya pers di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (9/2).

Dikatakannya, dalam kontrak politik yang ditandatangani pimpinan parpol anggota koalisi, tidak disebutkan hasil Panitia Angket akan membuat "reshuffle" kabinet. Kalau memang kinerja menteri dari PKS buruk, kata dia, silakan saja kalau mau di-"reshuffle", tapi kalau kinerjanya baik hendaknya diberikan apresiasi.

Wakil Ketua Panitia Angket Kasus Bank Century ini mengimbau Partai Demokrat untuk tidak mendikte partai-partai anggota koalisi mengikuti seluruh keinginan Partai Demokrat. "Meskipun dalam koalisi sepakat untuk membangun pemerintahan bersama tapi setiap partai memiliki visi, misi, dan program yang harus dihargai," katanya.

Ia mengusulkan kepada Partai Demokrat untuk mengajak seluruh partai anggota koalisi bermusyawarah untuk mementukan sikap seperti apa yang harus dilakukan terhadap fakta-fakta hukum kasus Bank Century yang telah muncul pada pemeriksaan saksi-saksi di Panitia Angket. Menurut dia, perlu dipertimbangkan bahwa fakta hukum dan politik yang telah terungkap dan dipublikasi tidak bisa diabaikan atau ditutupi.

Temuan-temuan fakta hukum pada panitia angket, katanya, akan didorong untuk ditindaklanjuti pada lembaga hukum, sedangkan fakta-fakta politik akan diputuskan menjadi keputusan DPR. "Tapi kalau belum apa-apa sudah diminta untuk mengingkari fakta hukum, hal itu sangat berat," katanya.

Sebelumnya, Sekjen DPP Partai Demokrat Amir Syamsuddin mengatakan pimpinan Partai Demokrat telah mengusulkan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat untuk me"reshuffle" menteri-menteri dari partai anggota koalisi di kabinet yang dinilai sudah tidak sejalan.

Dikatakannya, usulan tersebut disampaikannya ketika menghadap Presiden bersama dua pimpinan Partai Demokrat yakni Anas Urbaningrum (Ketua PD/Ketua Fraksi PD DPR) dan Muhammad Jafar Hafsah (Ketua PD/Wakil Ketua Komisi IV DPR) pada Kamis (4/2). "Saat itu kami menghadap Presiden untuk melaporkan soal perkembangan kasus Bank Century dan perkembangan situasi saat ini," kata Amir.

Dalam kesempatan tersebut, kata Amir, ia menyampaikan usulan soal kemungkinan dilakukannya "reshuffle" terhadap menteri-menteri dari partai anggota koalisi yang dinilai sudah tidak sejalan. Menurut Amir, saat itu Presiden mengatakan, akan mempertimbangkannya dengan sebaik-baiknya.

mr
Bookmark and Share
Komentar Kabar
Kirim Komentar