tvOne Newsticker
Selasa, 16 Maret 2010

Kabar Politik

Anas: Ruhut Ngawur

Jumat, 5 Februari 2010 15:29 WIB

Jakarta, (tvOne)

Pernyataan politisi Demokrat Ruhut Sitompul soal rencana reshuffle atau perombakan kabinet dinilai tidak benar. Ruhut sedang kacau.

"Kali ini saya harus mengatakan bahwa itu pernyataan yang ngacau. Kalau bukan ngacau, mungkin Bang Ruhut sedang kelakar," kata Ketua Fraksi Demokrat Anas Urbaningrum dalam pesan singkatnya, Jumat 5 Februari 2010.

Anas sendiri tidak mengetahui niatan Ruhut mengeluarkan pernyataan itu. Yang pasti, lanjut dia, pernyataan itu sama sekali tidak benar. Demokrat justru menginginkan agar koalisi tetap utuh dan solid.

"Kami juga yakin bahwa koalisi akan solid jika semua peserta koalisi konsisten dan konsekuen dengan kontrak koalisi," ujar mantan Ketua Umum PB HMI ini.

Anas juga menyinggung pernyataan Sekretaris Jenderal Demokrat Amir Syamsuddin soal isu perombakan kabinet. Menurut Anas, pernyataan Amir Syamsuddin itu bukan meminta reshuffle.

"Tetapi justru meminta peserta koalisi kompak. Kalau tidak bisa kompak, Presiden berhak melakukan evaluasi dan bahkan reshuffle," kata Anas. Jadi, Anas melanjutkan, Demokrat tidak mendorong reshuffle. Apalagi reshuffle adalah hak prerogatif Presiden.

Sebelumnya, Ruhut mengatakan rapat partai koalisi pengusung pasangan SBY-Boediono itu sebenarnya ada. Tapi, lanjut dia, Ketua Umum dari masing-masing koalisi saja yang tidak melaporkan adanya pertemuan itu ke pengurus dibawahnya.

"Kawan-kawan (Demokrat) juga sudah mulai panas. Pak Ja'far misalnya ingin sekali jadi Menteri Pertanian. Wajar dong, dia kan mantan Dirjen. Anas juga ingin sekali jadi menteri," kata Ruhut. (VIVAnews)

pr
Bookmark and Share
Komentar Kabar
Kirim Komentar