tvOne Newsticker
Selasa, 16 Maret 2010

Kabar Politik

Golkar Puji Pidato SBY di Kopenhagen

Sabtu, 19 Desember 2009 18:39 WIB

Jakarta, (tvOne)

Partai Golkar menyambut positif dan memuji pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada KTT Perubahan Iklim di Kopenhagen. Pidato Presiden SBY dinilai Partai Golkar sebagai solusi global untuk mempertemukan perbedaan antara negara-negara industri maju dengan negara-negara berkembang.

Demikian dikatakan Ketua Bidang Kesehatan dan Lingkungan Hidup DPP Partai Golkar Ade Komarudin melalui siaran pers yang diterima VIVAnews, Sabtu, 19 Desember 2009.

"Pidato Pak SBY sangat luar biasa. Pidato tersebut merupakan solusi global bagi tercapainya kesepakatan yang selama ini diprediksi akan mengalami jalan buntu. Apa yang dilakukan beliau di sana sangat membanggakan bagi kita sebagai rakyat Indonesia," ujar Ade.

Bagaimana tidak bangga, kata dia, negara-negara maju sangat mengharapkan Presiden Indonesia sebagai jembatan untuk mempertemukan perbedaan kepentingan negara-negara maju dan berkembang.

Menurut Ade, sikap Indonesia yang mendorong negara-negara maju dan berkembang harus melakukan dan memberikan hal yang lebih demi tercapainya konsensus di Kopenhagen, menunjukkan betapa besarnya peranan Indonesia menjembatani perbedaan kepentingan negara-negara maju dan berkembang.

"Kesepakatan yang dicapai pada KTT Perubahan Iklim, tidak lepas dari peran aktif Indonesia. Beliau (SBY), memainkan peranan yang demikian besar pada KTT Iklim Kopenhagen," puji politisi Jawa Barat tersebut.

Ade mengakui, tidaklah mudah untuk mencapai kesepakatan penurunan emisi gas karbon (CO2) mengingat demikian besarnya perbedaan kepentingan antara negara industri maju dengan negara berkembang.

Lebih lanjut, dia menuturkan, komitmen Indonesia dalam penurunan emisi gas karbon (CO2) hingga 26 persen sampai dengan tahun 2020, harus dijadikan contoh bagi negara-negara industri maju.

"Indonesia bukan negara penghasil emisi gas karbon terbesar, tapi berani mentargetkan penurunan hingga 26 persen. Semestinya negara-negara maju melakukan lebih besar ketimbang Indonesia. Kesadaran negara-negara industri maju terhadap pemanasan global tampak kurang bila melihat alotnya perundingan."

Partai Golkar, kata Ade, mendukung setiap langkah yang diambil pemerintah Indonesia dalam menurunkan emisi gas karbon (CO2). "Kami mendukung setiap langkah yang diambil pemerintah dengan catatan kepentingan nasional harus diutamakan. Jangan sampai apa yang kita lakukan untuk kepentingan global, bangsa Indonesia tidak memperoleh manfaat," ujarnya.

Indonesia, dia menambahkan, harus memperoleh fasilitas pendanaan dari negara-negara industri maju terkait mitigasi dan adaptasi.

mr
Bookmark and Share
Komentar Kabar
Kirim Komentar